• About
  • Contact
  • Sitemap
  • Privacy Policy

Venny anggi wijayanti, From nothing To Somethig

 on Kamis, 12 Februari 2015  


Malam bagaikan siang siang bagaikan malam , begitulah pribahasa yang tepat untung dia. Mengendap-ngendap berharap tak ada yang tahu saat itu dia pulang larut  malam. Mengetuk-ngetuk pintu namun tak ada yang membukaan. Dia kebingungan mencari tempat berlindung hanya untuk tidur tepatnya tahun 2002 silam yang lalu.

Dia adealah Venny anggi wijayanti saat itu dia berumur 14 tahun dia baru menginjak di bangku kelas 3 Sekolah Menengah pertama (Smp). Dia pulang larut malam hanya demi menonton konser punk kesukaannya. Bersama rekannya ia menelusuri jalan tegalega dengan berjalan kaki karena tidak ada kendaraan umum yang melintas. Dia sampai di rumah pukul 03:00 pagidia mengendap-ngendap untuk masuk ke pintu rumahnya namun sayang pintu rumah tertutup rapat dan tekunci, ia pun tak berani mengetuk pintu rumahnya karena ia tak ingin tetangganya tahu ia pulang selarut malam itu. Dan akhirnya ia menginap di rumah temannya yang bernama engkus.

Sekilas tentag engkus , engkus adalah temannya semasa itu ia dalah teman satu band nya engkus adalah teman yuang baik yang pernah ia miliki. Venny sudah tak sukar untuk meminta bantuan apa saja kepada engkus karena menurutnya ,engkus adalah teman yang baik dan juga bisa menjaganya.

Sepi dan dinginnya malam membuat venny untuk memutuskan menginap di rumah engkus . engkus meng iya kan permintaannya dan ia segera pergi ke rumah engkus. Tanpa berpikir panjang venny langsung pegi ke rumah engkus. Ibunda engkus telah terbiasa dengan ke datangan venny. Ia juga menyambut hangat venny untuk menginap di rumah nya . akhirnya venny pun tidur di kamar engkus dengan ibunya engkus dan engkus tdur di ruang tamu.

Venny tak hawatir karena ke esokan paginya adalah hari libur tepatnya hari minggu. Minguu pagi tepat pukul 06:00 pagi ia meminta ijin pulang. Lalu engkus mengantarkannya pulang. Ia pulang dengan ke hawatirannya ia takut ibunya marah kepadanya karena malam kemarin tak pulang. Dan semua yang di pikirkan venny saat itu adalah “mamah pasti marah” . setelah sampai di rumah ia di sambut dengan kerutan kemarahan oleh ibunya. Venny langsung bergegas ke dapur untuk mencuci piring kotor. Bak menebus kesalhannya tadi malam, venny bergegas mengerjakan semua pekerjaan rumahnya yang biasa ia kerjakan. Ia mempunyai 4 adik yang masih kecil maka dari itu ia yang mengerjakan semua pekerjaan rumahnya.

Penebusan dosa itu tak kunjung membuat simpatik ibunya , ibunya masih tetap memarahinya namun venny menghiraukannya karena menurutya waktu itu kemarahan mamah sudah menjadi makannan sehari-hari nya mungkin.

Hampir di setiap minggunya venny  selalu pulang malam. Tak heran ibunya sangat geram untuk melarangnya bermain, namun venny tetap bersihkukuh untuk bermain. Meskipun begitu venny adalah wanita yang cerdas dan pintar. Ia adalah siswi berpestasi di SMP nya yaitu SMPN 37 Bandung.

Ia selalu mendapatkan peringkat pertama di sekolahnya dan ia juga mendapatkan beasiswa berprestasi di sekolahnya. Meski begitu venny bukan lah seorang wanita yang berkaca mata dan bukan juga wanita yang sering membaca buku tebal. Ia bukan tipe wanita yang semacam kutu buku seperti itu. Ia adalah wanita yang supel pintar bergaul dan juga ramah terhadap siapapun. Tak heran banyak yang mendekati dia. Dia cukup pandai untuk menarik perhatian teman-temannya.

Ia juga siswi berbakat, ia penah menjuari lomba tari sekota bandung meskipun ia mendapatkan juara 3. Namun tak di pungkiri ia memang sangat nakal layaknya remaja-remaja lain.

Wanita kelahiran 1988 ini mengaku bahwa ketika duduk di bangku smp ia sudah pernah merasakan dunia gemerlap malam (DUGEM). Ia sempat di usir oleh petugas dugem karena masuk area dugem memakai seragam SMP. Dan akhirnya ia pulang bersama teman-temannya.  Bukan hanya itu saja kenakaln yang ia lakukan bahkan ia juga pernah merasakan bagaimana menghisap rokok dengan jagonya. Bak makanan sehari-hari sebatang demi sebatang ia hisap. Namun ia merokok tak lama karena ia sadar menurutnya merokok itu tak baik untuk kesehatan dan tidak enak juga. Ia juga di larang oleh teman-teman satu band nya. Kalau temannya berkata jika wanita itu merokok wanita itu tak cantik lagi. Maka ia menghentikan untuk merokok.

Tahun 2003 yang lalu ia memsuki masa SMA . wanita yang lahir di Bandung ini sangat berterimakasih kepada guru SMP nya yang bernama bapa Agus karena berkatnya ia bisa masuk ke SMA 26 Bandung yang dekat dengan rumahnya. Menurutnya pak agus sangat pengertian sekali karena cukup lelah ia pergi kesekolah waktu masa SMP nya dengan berjalan kaki setiap harinya.
Ia berjalan kaki cukup jauh untuk berjuang agar sampai ke sekolahannya. Dia berjalan dari cipadung ke kiaracondong (cicadas). Itu adalah jarak yang cukup jauh namun ia tak pernah mengeluhkan hal itu. Meskipun ia anak yang nakal namun ia tak pantang menyerah dan selalu jujur mengemban amanah dari ibunya untuk bersekolah. Venny lahir dari keluarga yang sederhana , venny berjalan kaki karena uang jajan yang di berikan oleh ibunya tak cukup. Uang jajanya hanya cukup untuk pergi sesekali memakai bus. Pulangnya ia berjalan kaki . begitulah setiap hari nya.

meskipun ia adalah anak yang nakal namun venny masih berpegang teguh dengan prinsip agama. Dalam hatinya ia tak ingin mengecewakan kedua orang tuanya. Dan orang tuanya juga tak bosan-bosan mengingatkan “jaga diri dan hati-hati”. Jaga diri disini adalah ia harus pintar-pintar memilih mana yang baik dan mana yang buruk untuk dirinya sendiri dan apa-apa yang ia tanam maka ia akan menuai hasilnya. Dan hati-hati bahwa allah selalu ada di hati melindungi kita kemanapun kita pergi dan selalu simpan namanya(allah) di dalam hati.

Semasa SMA ia di tanya oleh gurunya entah siapa venny lupa ia ditanya cita-cita dengan lantang menjawab ia ingin menadi Dokter. Menurut gurunya cita-cita itu harus lebih dari satu venny bilang kalau cita-citanya itu ingin Menjadi Dokter kalau tidak ia ingin menjadi penyiar radio jika tidak juga ... menurutnya mentok-mentok ya jadi guru.

Gurunya berkata “mengapa bisa mentok-mntok? “.. venny menjawab karena ia tak ingin bekerja selain itu. Karena jadi guru masih mungkin ter realisasi maka dari itu pilihan terakhir adalah guru.
Ketika masuk SMA ia juga sebagai siswi yang berprestasi ia selalu mendapatkan peringkat tiga besar. Selain itu ia juga mengikuti organisasi ekstra pengurus masjid. Banyak ejekan yang ia dapatkan ketika ia masuk ke pengurusan masjid karena ia adalah satu satunya siswianggota rohis yang tidak memakai jilbab. Rok pendek yang sangat minim yang selalu ia pakai bahkan sering kali ia di rajia oleh guru BP gara-gara rok SMA nya kependekan. Sudah beberapa kali rok itu di gunting namun ia memakainya lagi dengan menjahit rok itu.

Meskipun begitu ia bersihkeras ingin menjadi anggota rohis. Selain anggota rohis ia juga ikut serta dalam organisasi intera sekolah (osis). Ia masuk sekbid keagamaan. Sebernaarnya di dalam hati nya selalu mengingat alloh. Maka tak jarang ia juga sering mengikuti pengajian rutin yang di seleggarakan di rumahnya dengan beberapa anak muda semacam dia. Namun begitu dia merasa belum siap untuk menutup auratnya , ia masih ingin memuaskan masa mudanya dengan memakai baju pendek, celana pendek, rambut panjang terurai  dan sepatu ket yang sering di pakainya.

Ia merasa solehah harus di awali dari hati, percuma orang di jilbab kalau hatinya busuk maka hilanglah hijabnya. Sama hal nya dengan masa SMP ia juga masih serig manggung di beberapa acara parade band. Ia selalu menjadi idola pemuda. Dengan suaranya yang khas dan rambutnya yang terurai ia gampang untuk mengingat hati lawan jenisnya.

Tak banyak hal indah semasa SMA karena ia tidak memiliki cinta di SMA dan juga waktunya di habiskan bermain di rumahnya bersama teman-teman band nya. Ia cukup senang mempunyai teman band di rumah, karena hanya itu hiburan satu-saunya pada saat ia mulai lelah dengan semua pekerjaan rumahnya dan semua aktivitas di sekolahnya.

Dengan bernyanyi mood venny semakin menambah, menurutnya nyanyi adalah bagian dari hidupnya tanpa bernyanyi hidupnya terasa sepi. Tak jarang jika tak ada manggung ia selalu latihan vokal bersama teman-temannya hanya untuk mengobati rasa jenuhnya. Ia juga selalu berkumpul bersama teman-temannya di rumahnya. Mungkin rumahnya sudah ia jadikan bascamp untuk teman-temannya.

Setiap kali teman-temannya ke rumah tak jarang tawa dan canda mewarnai obrolannya. Mungkin ini pertemanan yang sangat asik. Karena hanyaa venny yang tercantik disitu. Teman band nya semuanya laki-laki menurutnya dia bahagia karenya banyak orang yang melindungi dirinya. Tak jarang ia menjadi jagoan di sekolahnya. Bahkan venny selalu sangar terhadap laki-laki di sekolahnya. Karena ia terbiasa bermain dengan laki-laki maka sedikit demi sedikit ia mempunyai jiwa layaknya seperti laki-laki. Dari cara bicara yang sedikit lantang dan juga cara berjalan yang sedikit ngangkang.

Walaupun demikian venny adalah wanita anggun yang mempunyai cinta. Ia pernah berpacaran selama 4 tahun. Tak perlu di sebutkan namanya jikalau di sebutkan saat ini maka suaminya akan marah. Menurutnya berpacaran dengannya pada jamannya itu adalah hal yang paling membuang-buang waktu dan hal yang paling tidak berguna.

Hal itu yang di sesali selama hidupnya, bukan sakit hati namun terlanjur ilfeel karena mantannya itu sangat pemalas ia tidak mau bekerja walaupun sudah lulus SMA. Cukup sekilas membahas mantannya itu karena venny sudah ke kamar mandi dan memuntahkan semua isi perutnya karena malas membahasnya.

Semasa SMA nya dulu venny sering sekali di suruh menjadi MC/ pembawa acara , ia mengasah bakat barunya ini sejak SMA pertama kalinya. Ia di suruh oleh pa Nurman guru SMA nya untuk menjadi pembawa acara di acara-acara sekolah. Pada saat itu venny mulai di kenal oleh seluruh siswa/i di sekolahnya. Dan venny pun menemukan passionnya di bidang ini maka  venny sangat ingin menjadi seorang penyiar radio . karena menurutnya ia sangat bebakat di bidang ini .

Selain jadi pembawa acara di sekolahnya, venny juga sering kali tampil di daerahnya. Ia sering membawakan acara di kampungnya cara 17 agustus. Tak heran venny sngat populer di kampungnya. Venny selalu bisa membawa penonton asik dan tertawa. Suaranya yang cempreng dan humoris ini mampu memukau siapa saja yang menyaksikan aksi venny sebagai pembawa acaranya.

Venny adalah siswi berprestasi di sekolahnya ia selalu mendapatkan nilai baik, namun suatu hari ia mendapatkan nilai tak sesuai dengan apa yang di inginkannya. Ia mendapatkan nilai Agama di bawah standar. Ia measa kecewa kenapa nilai agamanya stadar. Pada saat itu ia merenung menurutnya ia mendapatkan nilai kecil itu karena ia tidak memakai jilbab. Karena dalam islam wanita di wajibkan memakai jilbab.

Seminggu kemudian venny merubah penampilannya ia mulai memakai kerudung kesekolahnya. Angin pagi menyapanya mentari bak tesenyum kepadanya melihat penampilan venny yang amat selayaknya seperti wanita itu. Kain putih menutupi rambutnya yang panjang dan pakaian yang indah nan elok di pandang mengiringinya memasuki kawasan kelas.

Seluruh siswa melihat perubahan venny, tak sdikit orang membicarakannya namun venny acuh saja tak memperdulikannya. Yang ia harapkan hanyalah nilai bagus, kraena jika nilainya jelek pihak sekolah akan mencabut beassiswanya..

Mungkin venny berjilbab pada saat itu belum memakai hati, ia berhijab masih buka tutup. Berhijab hanya pada waktu sekolah saja karena hanya ingin mendapatkan nilai agama nya bagus dan terbukti di akhir tahun memang nilai agama venny menganjlok naik. Dengan itu venny merasa tidak sia-sia menutup mahkotanya yang indah itu.

Venny tak pernah membolos sekolah , menurutnya tidak ada gunanya membolos sekolah tanpa sebab karena sekolah adalah hal yang paling terpenting baginya ia juga  tak pernah terlambat untuk pergi ke sekolah karena ia sangat di siplin dengan waktu. Ia juga sering kali mengikuti lomba yang sering di ikutinya adalah lomba pidato bahasa inggris dan bahasa Indonesia.
Pada waktu itu ia mengikuti lomba Pidato di sekolahnya, Pidato bahasa inggris dan ia menjuarainya juara 2. Meskipun saingannya sangat berat venny tetap bersemangat. Venny masuk kelas Ipa karena ia bercita-cita ingin menjadi dokter dengan masuk Ipa setidaknya ia mempunyai dasar untuk meneruskan nanti di jurusan kedokteran.

Cita –cita hanyalah cita-cita pada tahun 2005 ia lulus SMA dengan nilai yang baik, banyak tawaran kuliah kepadanya. Pada waktu itu kuliah masih harus bayar dan belum ada bidikmisi seperti sekarang ini. Venny meminta kuliah kepada kedua orang tuanya namun kedua orang tuanya tidak bisa memenuhinya karena kuliah yang dia inginkan sangat besar biayanya.

Venny pun berputus asa ia pun berubah pikiran untuk bekerja saja, ia di tanya oleh ayahnya “mau kerja dimana?” venny menjawab kerja di pabrik, karena pada saat itu pabrik sedang membuka lowongan kerja. Ayahnya pun menentang keinginnanya, karena bekerja di pabrik itu butuh tenaga ekstra . ke inginan venny ini di tentang oleh kedua orang tuanya. Venny hanya bisa diam dan bingung mau jadi apa dia sekarang.

Venny sempat berputus asa ia ingin berdiam saja mengistirahatkan pikirannya karena setelas UN kemarin cukup menguras tenaga dan pikirannya. Ketika waktu masa UN tiba kemarin venny sempat terjatuh sakit dan ia di ponis memiliki usus buntu. Ia hampir saja akan di operasi namun ibunya menentang operasi itu karena ibunya yakin anaknya itu tak apa-apa.

Setelah itu venny tidak jadi di operasi karena memang ponis dokter itu salah , bagaimana mungkin seorang dokter memonis pasiennnya sampai meleset seperti itu.” Dokter macam apa sepeti itu” ungkap venny pada waktu itu.

Setalh itu selang beberapa bulan pasca kelulusan, ada yang menawarkan Venny untuk menjadi Tutor Pendidikan Anak Usia Dini ( PAUD). Ia di tawarkan oleh teman ibunya, ibunya sangat memaksa untuk anaknya menjadi tutor seperti itu. Venny pun berpikir dari pada tidak adBak kupu-kupu identik dengar metamorfosisnya ini dia yang di alami oleh venny anggi wijayanti. Kini di usia yang menginjak 27 tahun veny menjadi guru yang di idolakan oleh murid-muridnya pujian-pujian di lontarkan oleh anak-anak didikynya. Namun venny tak pernah tinggi hati ia tetap menjadi venny yang murah senyum dan pintar bergaul.

Venny kini mempunyai rumah sendiri cukup jauh dengan tempatnya ia mengajar namun Venny tetap semangat untuk pergi mengajar. Mentari pagi selalu tersenyum kepadana pekerjaan lebih baik saya mencoba untuk menjadi tutor PAUD itu. Venny pun mengambil tawaran untuk menjadi tutor itu.

Sore senja tepatnya di hari senin venny pergi ke PAUD yang ada di dekat rumahnya , ia pun mulai membantu di PAUD itu bersama Ibu Sri teman seperjuangannya. Ia menjadi tutor hanya membantu guru-guru yang ada di paud itu. Jadi asisten guru , setelah itu lambat laun ia di twarkan untuk  mengajar sendiri. Karena bukan venny namanya yang tidak ingin mencoba sesuatu hal yang baru . ia pun menerima tawaran bu dewi itu untuk mengajar sendiri di PAUD.

Lambat laun bu Sri sebagai teman seperjuangannya melihat potensi venny yang cukup baik. Bu sri juga menawarkan venny untuk mengajar di TK nya . yaitu TKQ Nurul iman. Ia meminta restu kepada kedua orang tuanya dan ia juga diijinkan oleh orang tuanya. Akhirnya pagi hari nya ia mengajar di TKQ nurul iman pada waktu itu muridnya hanya kurang lebih 10 – 20 orang. Masih sedikit namun venny tetap mengajar dengan semangat.

Pada saat venny menjadi guru ia belum menikah ia mempunyai pacar orang banjarsari ciamis. Bisa di bilang ia berhubungan jarak jauh. Pada saat ia ingin menelepon pacarnya di telepon umum. Ia bertemu temannya bernama Acep rahimat, ia menunggu antrian telepon umum semacam Wartel itu ia mengobrol untuk menghabiskan rasa bosannya karena menunggu.

Acep adalah teman mengajinya, ia datang ke watel itu sama tujuannya untuk menelepon pacarnya begitu juga venny. Setelah venny menelopon pacarnya ternyata pacar nya itu tidak ada di rumah. Acep yang menunggu giliran menelepon itu selesai juga menelepon. Ketika venny akan pulang acep menentangnya dan mengajak venny untuk pergi membeli sate ayam ke depan.

“kita beli sate ayam yu” ajak acep dengan tersenyum
“asal di beliin aja” jawab venny

Akhirnya venny menerima tawaran itu. Dan pada saat itu acep meminta nomer handphone kepada venny. Venny tidak memiliki handphone pada saat itu, tapi venny memberikan nomer ponsel milik adiknya gungun. Acep mengisikan pulsa ke nomer itu karena acep pikir jika tidak di beri pulsa venny tak akan membalas pesan singkatnya itu.

Merekapun pulang setelah membeli sate, tepatnya malam minggu itu venny memang sedang tidak kemana-mana karena pikirnya dia lelah telah mengaja seharian penuh. Jadi guru juga perlu tenaga dan tekhnik yang baik menurutnya. Acep bertamu ke rumah venny dengan membawa sate ayam yang ia beli.

Orangtuanya venny terheran kenapa venny bisa bersama acep pada waktu itu. Setelah Acep pergi venny menceritakan kejadian di wartel tadi kepada ibunya. Setelah kejadian itu acep sering sekali mengajak venny untuk pergi keluar, sesekali venny menolok namun acep tetap saja memaksa. Venny pun menerima tawaran acep. Venny terkaget ketika acep menyatakan cintanya pada akhir tahun 2006 itu.  Venny belum menjawab tawarannya ia meminta waktu untuk menjawab tawarannya itu, ia meminta saran dan pendapat kepada ibunya. Secerca ibunya menentang untuk berhubungan dengan Acep namun venny berkata acep itu adalah orang yang baik mengapa tak coba saja berhubungan.

Ibunya pun meng iya kan perkataan venny , ibunya menyuruh venny untuk meminta tanjakan kepada acep. Jika ia serius ia akan mengabulkan semua ke inginan venny. Pada waktu itu venny meng iyakan permintaan acep itu. Namun semacam Dayang sumbi yang meminta di buatkan perahu oleh sangkuriang itu selma kurun waktu dengan cepat. Venny juga meminta persarstan semacam itu tapi yang ia minta bukan perahu namun handphone terbaru. Venny tak perduli di anggap matre apa semacamnya toh venny tak cinta kepada Acep.

Namun venny kira pemintaannya itu akan di tolak dan acep akan ilfeel kepadanya ternyata tidak. Acep meng iyakan permintaanya dan minggu depannya ia membeli ponsel terbaru. Kini venny mempunyai handphone sendiri. Venny menyusun strategi supaya Acep mundur untuk menjadi kekasihnya.

Beberapa bulan menjalani hubungan venny sempat bosan dan meminta saran kepadanya ibunya , namun pada saat itu Acep mengajak venny untuk bertunangan. Bukan venny namanya kalau tidak menolak dulu. Acep terkaget namun ia tak pantang menyerah. Venny meminta saran kepada ibunya kalau acep mengajaknya untuk serius dan melanjutkan hubungan kepada hubgungan yang suci. Semacam penasehat saja ibunya memberi saran mengapa tidak meminta kuliah saja. Barang-barang akan hilang namun ilmu tak akan hilang , lantang ibunya.

Venny pun meminta untuk ingin di kuliahkan di PGTK , venny pikir acep akan menolak ke inginanya namun ternyata tidak aacep melaksanakan semua keinginannyab asalkan venny memang benar-benar serius menjalani hubungannya.

Apakabar kekasih acep dulu pada waktu ketemu di wartel?apakabar kekasih venny dulu pada saat ia bertemu di wartel?..

Semacam sknario tuhan yang tak bisa di tebak, venny dan acep telah kandas menjalankan hubungannya dengan yang dulu. Kalau jodoh gak akan kemana .. ini yang di alamai venny dan acep pada waktu itu. Dia tak menyagka mereka akan berjodoh sampai saat ini . padahal venny dan acep adalah tetangga yang saling berdekatan.

Tahun 2007 ia memutuskan untuk betunangan dengan acep, karena venny melihat keseriusan acep yang memang sangat gigih memperjuangkan cintanya. Venny baru tahu bahwa acep dari sejak dulu memiliki rasa yang teramat dalam kepada venny.

Sembari kuliah venny memutuskan untuk menikah dengan acep pada tanggal 19 oktober 2008. Kegiatan venny kini bertambah, selain menjadi guru TK ia juga menjadi ibu rumah tangga. Menurutnya kebahagiaan itu kumplit pada saat di karuniai anak yang bernama arkaan muhammad aflah. Meskipun anaknya cukup bandel namun venny tetap saja sabar menghadapi tigkah laku anaknya tersebut.

Dulu venny memang nakal dan bukan apa-apa kini venny menjadi pribadi yang baik menutup auratnya dan menjaga amanah suami.
ya seakan menyambutnya untuk segera datang ke tempat mengajarnya. Venny mempu yai keluarga kecil bahagia yang menurutnya itu adalah anugerah yang terindah yang di berikan mahakuasa kepadanya.

Venny tak menyesali dulu ia sempat menjadi seorang pribadi yang salah karena dengan begitu maka ia dapat mendidik anaknya dengan baik. Karena guru terbesar adalah pengalaman. Venny mengaku jika ia tidak ingin kembali kemasa itu venny bahagia sekarang dengan pribadi yang seperti ini.

Dulu di caci sekarang di nanti, dulu di cerca sekarang di puja. Itulah pribahasa yang pas untuk seorang venny anggi wijayanti. Ia juga berterimakasih kepada inundanya karena berkat dukugannya ia menjadi seperti ini menjadi pribadi yang lebih baik, baik , dan baik.

Venny adalah guru idola semua murid karena muridnya menganggap venny adalah guru yang gaul dan guru yag mengerti muridnya. Mungkin karena dulu venny seorang siswi yang nakal maka ia sangat mengeti murid-muridnya. Sempat pergantian guru namun muridnya itu tidak ingin di ganti oleh guru yang lain. Hanya ingin belajar bersama Bu venny.

Kini Venny bukan Venny yang dulu , kini Venny di panggil ibu oleh semua orang tepatnya ibu guru. Ibu guru yang cita-cita terakhirnya namun sangat berkesan di hatinya. Semoga semua muridnya menyayagi dan mencintainya. Venny sangat ingit membuat anak didiknya menjadi pribadi yang cerdas dan pintar. Tak heran anak didiknya yang di bimbing olehnya tak pernah berlama-lama pntar membaca. Butuh keahlian ekstra untuk mengajar anak TK, dan butuh juga kesabaran.

Venny anggi wijayanti , for nothing to something.

Dulu di pandang sebelah mata kini di pandang menjadi ada.” Itulah guruku”  Venny anggi wijayanti.
*******

Profil singkat
Venny anggi wijayanti
Bandung ,19 januari 1988
RA. Almisbah (1990-1992)
SDN Cipadung 03 (1992-1998)
SMPN37 Bandung (1999-2001)
SMAN26 Bandung (2002-2005)
LPGTK Tadikapuri (2006-2007)
Tutor PAUD (2006-2008)
Mengajar di salah satu Taman kanak-kanak Qur’an (TKQ) Nurul Iman (2007-saat ini )

no kontak : 085315114797
alamat : jl cimekar Rt03 Rw08 (smpn1 cileunyi)

alamat mengajar : jl embahjaksa Rt03 rw 11 , cipadung ,cibiru Bandung

Venny anggi wijayanti, From nothing To Somethig 4.5 5 Risma Trivena Kamis, 12 Februari 2015 Malam bagaikan siang siang bagaikan malam , begitulah pribahasa yang tepat untung dia. Mengendap-ngendap berharap tak ada yang tahu saat ...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.
J-Theme